|
Terapi Bioresonansi Bantu Atasi Alergi Tanpa Obat |
|
Ditulis Oleh http://www.rsisultanagung.co.id
|
|
Thursday, 09 April 2009 |
|
Apakah anda pernah mengalami kulit memerah dan gatal-gatal setelah mengenakan jam tangan atau gelang dari logam? Atau gejala itu terasa usai menyantap “seafood” misalnya? Sangat memungkinkan Anda alergi terhadap zat tertentu. Kalau cuma gatal tak mengapa, tetapi jika alergi nyaris menyebabkan kematian, nanti dulu. Syukurlah kini ada cara menyembuhkan alergi tanpa obat-obatan.
Saat ini kita hidup di lingkungan yang sudah banyak tercemar. Kegiatan industri dan kendaraan bermotor membuat polusi udara, ditambah lagi dengan berbagai bahan kimia yang bisa meracuni tubuh yang terdapat dalam makanan maupun benda di sekitar kita. Hal-hal tersebut dapat menjadi pemicu terjadinya gangguan kesehatan, terutama bagi orang-orang yang sensitif. Banyak penyakit yang tidak berasal hanya dari virus, namun karena seseorang dikategorikan sangat rentan terhadap beberapa jenis benda alias alergi.
Bertambah buruknya polusi membuat angka penderita alergi di Indonesia kian meningkat. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr. Heru Sundaru dari RSCM/FKUI menunjukkan, angka penderita asma di Indonesia mencapai 8,2%, alergi hidung 17,5%, dan eksim 2,5-4%. Semua ini disebabkan oleh alergi yang penyebabnya dapat bermacam-macam, seperti interaksi antara faktor genetik, pola hidup, dan lingkungan.
Angka pasti penderita alergi di Indonesia dari tahun ke tahun belum jelas. Akan tetapi, menurut beberapa ahli, insiden alergi meningkat dalam 10 tahun terakhir ini, terutama di negara-negara berkembang. Di Klinik Alergi RS Immanuel Bandung, setiap bulannya yang melakukan tes alergi sekitar 20-30 orang, yang konsultasi jauh lebih banyak. Pasien alergi di sini kebanyakan pasien rujukan dari bagian lain seperti kulit, THT, paru, anak, mata.
|
|
|
Pemutakhiran Terakhir ( Friday, 29 January 2010 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Sembuhkan Alergi dengan Teori Fisika Kuantum |
|
Ditulis Oleh http://www.kaltimpost.web.id
|
|
Thursday, 09 April 2009 |
|
Penyakit alergi tak melulu disembuhkan dengan obat ataupun suntikan. Belakangan, alergi juga bisa disembuhkan dengan sebuah teknologi mesin. Metode ini disebut dengan terapi bioresonansi yang mampu menyembuhkan alergi dengan frekuensi gelombang elektromagnetik. Tingkat keberhasilannya mencapai 80 persen. ALAT yang digunakan dalam terapi bioresonansi disebut BICOM (Bio Communication) 2000. Alat ini ditemukan oleh Hans Brugemann dari Jerman sekitar tahun 1976, dan dipopulerkan oleh Dr Peter Schumacher untuk menyembuhkan berbagai gangguan kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan alergi.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Bioresonansi Bisa Sembuhkan Alergi |
|
Ditulis Oleh Tribun Kaltim
|
|
Tuesday, 12 August 2008 |
|
KELUHAN alergi tentu tak asing lagi di sebagian masyarakat kita. Misalnya bersin-bersin akibat menghirup debu, bayi atau balita tak bisa meminum susu (alergen susu), atau seseorang tak bisa makan seafood karena menyebabkan gatal-gatal. Untuk mengobatinya seringkali membeli obat anti alergi guna menghindari alergen (penyebab alergi) yang cukup merepotkan. Namun seiring perkembangan ilmu pengobatan, kini telah hadir terobosoan terbaru terapi alergi yakni bioresonansi (Bicom 2000) tanpa jarum, tanpa obat, dan aman. Terapi ini hadir di Panacea Clinic, Balikpapan.
|
|
Pemutakhiran Terakhir ( Tuesday, 02 September 2008 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 1 - 4 dari 9 |